LingkunganDipublikasikan pada Minggu, 8 Maret 2026

Praktik Tambang Berkelanjutan: Komitmen Hijau CEI dalam Pengelolaan Limbah

Logo PT Caritas Energi Indonesia

Tim Redaksi

PT Caritas Energi Indonesia

Praktik Tambang Berkelanjutan: Komitmen Hijau CEI dalam Pengelolaan Limbah - PT Caritas Energi Indonesia

Dari kontrol emisi udara hingga pengelolaan limbah B3 yang ketat. Bagaimana PT CEI menyeimbangkan target produksi dengan kelestarian alam secara bertanggung jawab.

Industri pertambangan seringkali berhadapan dengan dilema lingkungan. Namun, bagi PT Caritas Energi Indonesia (CEI), kelestarian alam bukanlah penghalang bisnis, melainkan bagian integral dari operasional kami. Kami berupaya keras untuk meniadakan atau meminimalisir dampak kerusakan lingkungan dari setiap aktivitas di wilayah tambang.

Manajemen Limbah B3 dan Non-B3 yang Patuh Hukum

Salah satu fokus utama kami adalah kebijakan Waste Management. Area workshop dan perbaikan alat berat CEI dilengkapi dengan fasilitas pemisah oli (oil trap) canggih. Kami berkomitmen penuh untuk menangani Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sesuai dengan benchmarks dan hukum perundangan yang berlaku di Indonesia.

Setiap tetes oli bekas, aki, dan material berbahaya lainnya diinventarisasi dan diserahkan hanya kepada pihak pengelola limbah resmi yang ditunjuk negara. Tidak boleh ada satu liter pun zat berbahaya yang meresap ke tanah masyarakat, ungkap Kepala Departemen HSSE CEI.

Program Reduksi Polusi Udara

Selain limbah padat dan cair, CEI juga secara proaktif menerapkan langkah-langkah pengurangan emisi buang (Air Pollution Reduction). Hal ini mencakup:

  • Penyiraman jalan tambang (water hauling) secara terstruktur untuk menekan debu yang mengganggu jarak pandang dan pernapasan.
  • Pemeliharaan mesin armada secara berkala agar pembakaran bahan bakar tetap optimal dan emisi gas konvensional/rumah kaca tetap rendah.

Melalui langkah-langkah nyata ini, PT Caritas Energi Indonesia membuktikan bahwa perusahaan kontraktor energi dapat beroperasi secara masif, menguntungkan klien, namun tetap ramah dan menghormati kelestarian alam sekitar.

Bagikan ke: